Pernah berada di gym atau bandara dan berharap bisa mendengar audio dari TV atau pengumuman tanpa kebisingan sekitar? Inilah janji baru dari Bluetooth LE Audio dan Auracast: suara lebih hemat daya, lebih stabil, dan bisa dibagikan ke banyak orang sekaligus. Jika Anda penasaran bagaimana cara mencobanya di ponsel dan earbud, panduan ini membahas konsep, manfaat, kompatibilitas, hingga langkah praktis yang bisa langsung dipraktikkan.
Apa itu Bluetooth LE Audio dan Auracast?
Bluetooth LE Audio adalah generasi baru audio nirkabel yang berjalan di atas kanal berdaya rendah Bluetooth (Low Energy). Peningkatan utamanya datang dari codec LC3 (Low Complexity Communication Codec), yang dirancang agar efisien: kualitas suara yang solid pada bitrate lebih rendah sehingga baterai perangkat bisa tahan lebih lama.
Di dalam LE Audio juga ada dua kemampuan kunci: multi-stream audio (mengirim beberapa aliran suara sinkron ke earbud kiri-kanan untuk stabilitas dan posisi stereo yang lebih presisi) dan broadcast audio bernama Auracast. Melalui Auracast, satu pemancar dapat menyiarkan audio ke banyak pendengar sekaligus—bayangkan TV di ruang publik, layar info di stadion, atau pengumuman bandara—semua bisa Anda dengar langsung dari earbud.
Singkatnya: LC3 untuk efisiensi, multi-stream untuk stabilitas, dan Auracast untuk audio bersama. Itulah tiga pilar utama LE Audio.
LE Audio vs Bluetooth “Classic”
- Efisiensi daya: LC3 mempertahankan kejernihan pada bitrate lebih rendah ketimbang SBC lama. Imbasnya, konsumsi daya dapat lebih hemat.
- Stabilitas koneksi: Multi-stream mengurangi putus-nyambung pada TWS karena tiap sisi earbud menerima aliran tersinkron.
- Berbagi audio: Auracast memungkinkan siaran ke banyak perangkat tanpa proses pairing satu-satu.
- Aksesibilitas: Ekosistem alat bantu dengar modern dirancang untuk berkolaborasi dengan LE Audio, sehingga pengalaman mendengar di ruang publik bisa lebih inklusif.
Kelebihan Bluetooth LE Audio untuk gadget harian
Bagi pengguna earbud dan headset sehari-hari, perbedaan paling terasa adalah kombinasi kualitas-suara vs. daya tahan baterai yang lebih baik. LC3 membantu menjaga kejernihan vokal, detail instrumen, dan stabilitas pada berbagai lingkungan radio yang padat—misalnya di KRL atau mal.
Bagi konten video, multi-stream berkontribusi pada sinkronisasi kiri-kanan yang konsisten. Saat menonton, dialog terdengar lebih fokus dan suara efek terasa menyatu. Untuk rapat daring, transmisi yang efisien membantu menjaga baterai ponsel maupun earbud saat sesi berlangsung berjam-jam.
Use case Auracast yang nyata
- Ruang publik: TV di bandara, gym, kafe, atau rumah sakit dapat menyiarkan audio; Anda tinggal “bergabung” dari ponsel.
- Event & edukasi: Penerjemahan simultan, audio pemandu tur museum, atau kelas besar yang membutuhkan kanal suara tambahan.
- Rumah: Satu TV menyiarkan audio ke beberapa earbud anggota keluarga tanpa latency kacau karena pairing bergantian.
Cara mengecek dukungan dan mencoba di perangkat Anda
Sebelum mencoba, pastikan ponsel dan perangkat audio Anda memang kompatibel. Secara umum, LE Audio membutuhkan perangkat dengan Bluetooth 5.2 atau lebih baru serta dukungan stack perangkat lunak yang sesuai.
Langkah 1 — Cek spesifikasi
- Ponsel: Cari di spesifikasi resmi apakah menyebut “Bluetooth 5.2/5.3 dengan LE Audio” atau “LC3”. Banyak ponsel Android modern (OS 13 ke atas) sudah memiliki stack LE Audio, tetapi aktivasi tetap bergantung pada hardware dan kebijakan produsen.
- Earbud/headset: Periksa brosur/halaman produk. Cari kata kunci seperti “LE Audio”, “LC3”, “Auracast”, atau “Bluetooth 5.3”.
- Transmitter (opsional): Untuk TV/laptop lama, Anda bisa menambah dongle pemancar Bluetooth yang mendukung LE Audio/Auracast.
Langkah 2 — Perbarui perangkat
- Update OS ponsel ke versi terbaru agar stack Bluetooth paling mutakhir aktif.
- Update firmware earbud melalui aplikasi resmi pabrikan; dukungan LC3 atau Auracast sering hadir lewat pembaruan.
Langkah 3 — Pasangkan ulang dan cek codec
- Lupakan perangkat di pengaturan Bluetooth, lalu pair ulang earbud Anda.
- Cek detail koneksi: Beberapa ponsel menampilkan “LE Audio/LC3” di halaman info perangkat saat terhubung.
- Opsi pengembang (Android): Di Developer Options, beberapa perangkat menampilkan “Bluetooth Audio Codec: LC3” ketika earbud kompatibel aktif. Jika tidak muncul, kemungkinan perangkat Anda belum mendukung atau fiturnya belum diaktifkan pabrikan.
Langkah 4 — Mencoba Auracast
- Scan di tempat umum: Venue yang mendukung biasanya menampilkan logo Auracast dan cara bergabung (mis. QR Code, NFC, atau instruksi di aplikasi venue).
- Menu Bluetooth: Pada sejumlah ponsel, opsi “Audio sharing” atau “Broadcast” akan muncul saat ada siaran terdekat. Sebagian produsen menyediakan aplikasi pendamping untuk menemukan siaran.
- Di rumah: Gunakan pemancar Bluetooth LE Audio yang mendukung Auracast ke port audio/USB TV. Nyalakan siaran, lalu cari dan gabung dari ponsel/earbud Anda.
Jika Anda hanya melihat SBC/AAC dan tak pernah muncul LC3 atau Auracast, berarti saat ini perangkat belum mendukung, atau fiturnya menunggu pembaruan. Solusi tercepat biasanya melalui earbud dan dongle pemancar yang jelas mencantumkan dukungan LE Audio/Auracast.
Pertanyaan umum dan tips pembelian
Apakah aptX masih relevan?
aptX (termasuk Adaptive) dan LE Audio punya pendekatan berbeda. aptX populer di ekosistem Android untuk kualitas dan latency tertentu, sedangkan LE Audio menekankan efisiensi daya, multi-stream, dan Auracast. Banyak pabrikan menawarkan keduanya; pilih yang paling cocok dengan perangkat Anda.
Apakah perangkat lama bisa diperbarui ke LE Audio?
Tidak selalu. LE Audio membutuhkan dukungan di lapisan hardware dan firmware. Pembaruan perangkat lunak saja biasanya tidak cukup jika chipset Bluetooth lama tidak kompatibel. Dongle pemancar/receiver bisa menjadi jalan pintas untuk perangkat non-kompatibel.
Bagaimana dengan latency untuk gaming?
LE Audio dapat menawarkan latency rendah, namun hasil akhirnya ditentukan kombinasi ponsel, earbud, dan optimasi pabrikan. Untuk permainan kompetitif, telusuri mode low-latency atau profil game pada earbud/ponsel Anda.
Apakah Auracast aman?
Siara n Auracast dirancang untuk kemudahan bergabung di ruang publik. Beberapa implementasi bisa dilindungi dengan sandi atau metode bergabung tertentu, namun secara umum siaran publik memang bisa ditemukan banyak orang. Gunakan untuk konten yang memang ditujukan bersama.
Checklist belanja cepat
- Cari logo/istilah: “LE Audio”, “LC3”, “Auracast”, “Bluetooth 5.2/5.3”.
- Pastikan ada multi-stream untuk TWS dan dukungan firmware berkelanjutan.
- Cek aplikasi pendamping: pembaruan rutin, kontrol codec, fitur temukan siaran.
- Pertimbangkan dongle/adapter jika TV/laptop lama.
Kesimpulannya, Bluetooth LE Audio memindahkan pengalaman audio nirkabel ke level berikutnya: hemat daya, stabil, dan siap untuk skenario berbagi lewat Auracast. Entah Anda sering bepergian, menonton bareng, atau butuh solusi audio yang ramah baterai, inilah saat tepat untuk menguji perangkat yang kompatibel. Saat melihat logo Auracast di tempat umum berikutnya, coba bergabung—Anda mungkin tak ingin kembali ke cara lama.



